Advertorial

Mulailah berinvestasi Demi Pendidikan Anak Anda Sejak Dini!

Kompas.com - 07/11/2015, 11:59 WIB

Setiap orang tua tentu menginginkan yang terbaik bagi anak–anaknya. Termasuk dalam memberikan pendidikan. Pendidikan merupakan aspek kunci bagi masa depan anak, dan karenanya, setiap orang tua selayaknya siap dengan kewajibannya, yakni mempersiapkan rencana serta dana pendidikan yang cukup untuk anak.

Banyak orang tua masih bimbang untuk mulai berinvestasi untuk biaya pendidikan anak. Padahal, biaya pendidikan setiap tahunnya naik lebih dari 10 persen. Artinya, jika mengandalkan tabungan yang mengendap dengan jumlah yang rutin disetor, mungkin akan sulit untuk mengejarnya apabila tidak tahu betul berapa angka yang ingin dicapai untuk memastikan pendidikan anak setinggi-tingginya.

Di samping itu, orang tua juga semakin sadar bahwa untuk melengkapi tahapan belajar anak, pendidikan tersebut tidak hanya mencakup pendidikan di sekolah, namun juga termasuk pendidikan lainnya seperti kursus dan ekstra kurikuler lainnya. Survei* membuktikan bahwa sebanyak 71 persen orang tua di Indonesia secara rutin menyisihkan pendapatannya untuk ditabung demi biaya pendidikan anak mereka, dan 66 persen mengetahui jumlah dana yang dibutuhkan kelak.

Agar memiliki dana pendidikan yang cukup, setiap orang tua harus mempersiapkannya pada waktu yang tepat. Kapankah waktu yang tepat untuk memulai mempersiapkan dana pendidikan untuk anak? Tentunya sedini mungkin. Para orang tua harus memiliki perencanaan keuangan yang baik, dan sebaiknya tidak hanya mengandalkan tabungan saja, namun juga dapat memilih melakukan investasi. Selain itu, para orang tua juga sebaiknya memiliki angka jumlah dana yang pasti untuk dikejar agar lebih fokus mengupayakan dana pendidikan anak yang mencukupi, serta tidak lupa untuk melindungi rencana dana pendidikan tersebut dari beragam risiko yang mungkin terjadi 

Untuk menjawab kebutuhan perlindungan akan rencana jangka panjang dalam menyiapkan dana pendidikan anak, maka asuransi adalah hal penting yang sebaiknya dimiliki. Prudential Indonesia kini hadir dengan PRUlink edu protection,  produk asuransi jiwa terkait investasi (unit link) yang memberikan perlindungan terhadap beragam risiko serta potensi hasil investasi jangka panjang untuk biaya pendidikan tinggi anak. PRUlink edu protection  menawarkan manfaat dana tunai bulanan dan manfaat pembayaran premi yang diteruskan oleh Prudential jika risiko terjadi pada orang tua, seperti meninggal dunia, mengalami kondisi kritis, atau menderita cacat total dan tetap. Risiko dapat kapan saja terjadi dan perlindungan asuransi menjadi solusi yang penting untuk dapat membantu rencana keuangan jangka panjang orang tua tercapai.

Manfaat dana tunai bulanan yang diberikan saat risiko terjadi tersebut merupakan keunikan PRUlink edu protection, yang dapat digunakan untuk membiayai pengeluaran rutin penunjang pendidikan formal, seperti biaya ekstrakurikuler, kursus bahasa, olah raga, dan aktivitas lainnya yang akan membantu anak-anak dalam mempersiapkan masa depan mereka. Manfaat premi yang terus dibayarkan oleh Prudential apabila terjadi risiko pada orang tua juga membantu memastikan bahwa perlindungan anak terjaga, dan potensi hasil investasi jangka panjang yang dapat digunakan untuk biaya pendidikan tinggi anak di masa depan terus terakumulasi walaupun orang tua tidak lagi mampu bekerja atau membiayai.

“Kami ingin membantu para orang tua di Indonesia untuk menyiapkan hari depan anak mereka. Membawa anak mencapai pendidikan formal yang setinggi mungkin merupakan cita-cita orang tua yang sangat penting untuk dilindungi” ujar Presiden Direktur Prudential Indonesia Rinaldi Mudahar.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai PRUlink edu protection silakan hubungi Tenaga Pemasar Prudential Indonesia, Customer Line 1500085 atau kunjungi  bit.ly/SiapkahAnda (Adv)

*Survei MasterCard pada MasterCard Worldwide Index of Consumer Purchasing Priorities & Survei Nielsen untuk Prudential Indonesia – Prepared Parents 2, 2015

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau