Gas Bumi PGN Tingkatkan Efisiensi Industri Kertas - Kompas.com
Advertorial

Gas Bumi PGN Tingkatkan Efisiensi Industri Kertas

Kompas.com - 05/07/2017, 16:23 WIB
Gas bumi PGN digunakan sebagai pengganti LPG untuk produksi kertas di Bekasi. Pengalihan bahan bakar menjadi gas bumi PGN ini dimulai pada awal Juli 2017. Produsen kertas mampu menghemat biaya hingga 40 persen dengan menggunakan gas bumi PGN.

 

KOMPAS.com - Produsen kertas terkemuka di Indonesia beralih menggunakan gas bumi PGN. Pengalihan jenis bahan bakar itu mampu meningkatkan efisiensi biaya produksi hingga 40 persen.

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) terus memperluas pemanfaatan gas bumi yang hemat dan bersih ke berbagai daerah. Salah satunya ke sektor industri di Bekasi, Jawa Barat. Industri yang baru saja menikmati gas bumi PGN yakni PT Fajar Surya Tridasa di Bekasi.

“Awal Juli ini produsen kertas PT Fajar Surya Tridasa telah beralih menggunakan gas bumi PGN. Sebelumnya mereka memproduksi kertas menggunakan bahan bakar liquefied petroleum gas (LPG),” kata Direktur Komersial PGN, Danny Praditya, Selasa (4/7/2017).

Efisiensi penggunaan bahan bakar berpotensi mendorong daya saing industri dalam negeri. Gas bumi PGN merupakan salah satu jenis energi yang mampu meningkatkan efisensi penggunaan bahan bakar. Selain itu, gas bumi PGN paling bersih dan aman digunakan dibandingkan bahan bakar fosil lainnya.

“Dengan beralih ke gas bumi PGN, produsen kertas ini lebih efisien sekitar 40 persen dibandingkan sebelumnya menggunakan LPG,” ujar Danny.

PGN berkomitmen mendorong industri nasional untuk semakin maju. Dia optimistis PGN dan dunia industri dapat tumbuh bersama karena saling mendukung dan memberi nilai tambah.

Dia mengatakan, PGN menargetkan untuk memperluas pasar gas bumi di sektor industri dalam negeri. Dalam waktu dekat, lanjut Danny, PGN akan memasok gas bumi ke Armstrong Indonesia, Ariake Europe, Kencana Cakra, Yamazaki Indonesia, Indo Sultan, Mitsubishi Logistic, serta Yamada Indonesia.

“Meningkatnya efisiensi industri nasional akan meningkatkan daya saing industri kita. Ini akan memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia,” katanya.

General Manager Fajar Surya Tridasa, Darmawan mengapresiasi PGN yang mampu menyalurkan gas bumi tepat waktu. Pengalihan bahan bakar menjadi gas bumi PGN mampu memangkas biaya produksi. Rencananya, hasil dari penghematan anggaran tersebut digunakan untuk ekspansi pabrik kertas baru.

“Dengan menggunakan gas bumi dari PGN, kami dapat melakukan efisiensi sebesar 40 persen. Penghematan tersebut dapat digunakan untuk ekspansi ke fase berikutnya yang rencananya akan dibangun plant baru,” ungkap Darmawan.

PT PGN Tbk menyasar berbagai sektor industri di Bekasi, Jawa Barat untuk beralih menggunakan gas bumi PGN. Penggunaan gas bumi PGN mampu menghemat biaya produksi pabrik kertas hingga 40 persen.

Saat ini, PGN telah memasok lebih dari 1.658 industri besar dan pembangkit listrik, lebih dari 1.930 pelanggan komersial, dan 204.000 pelanggan rumah tangga yang tersebar di 19 kabupaten/kota di 12 provinsi di seluruh Indonesia.

Lebih dari 7.270 kilometer pipa gas bumi hilir dibangun dan dikelola PGN. Jumlah ini setara 80% pipa gas bumi hilir seluruh Indonesia.

 

 

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM