Kilas

Aher Sore Ini Jadi Inspektur Upacara Penurunan Bendera Merah Putih

Kompas.com - 17/08/2017, 15:05 WIB


 
KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan akan menjadi inspektur Upacara Penurunan Bendera Merah Putih tingkat provinsi akan digelar di lapangan Gasibu, Kota Bandung, Kamis 917/8/2017).

Upacara dijadwalkan dimulai pada 15.30 WIB dan dilanjutkan dengan Gelar Senja.

Kepala Bagian Publikasi Ade Sukalsah menjelaskan, persiapan upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesi sudah dilakukan sejak seminggu lalu.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar berbagai rangkaian acara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia yang bertema “Indonesia Kerja Bersama.”

Puncak peringatan HUT RI ke-72 berlangsung sejak Rabu (16/8/17) hingga Kamis (17/8/17).
 
Kemarin (16/8/2017), Ahmad Heryawan menghadiri dan mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka Peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI di depan Sidang Bersama DPR dan DPD di Ruang Nusantara Gedung MPR, DPR, DPD.
 
Setiap peringatan Kemerdekaan Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Barat selalu memberi penghargaan kepada masyarakat berprestasi yang digelar di Aula Barat Gedung Sate pada Rabu (16/7/17) sore.
 
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, Apel Kehormatan dan Renungan Suci akan digelar tengah malam menjelang 17 Agustus dan menurut rencana Pangdam III/Siliwangi akan bertindak sebagai inspektur upacara,” ujarnya.
 
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, dan Forkominda menghadiri acara dalam puncak rangkaian peringatan kemerdekaan.
 
Menurut dia, sekitar seribu orang mengikuti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI. 

Deddy Mizwar bertindak sebagai inspektur pada Upacara Penyerahan SK Menteri Hukum dan HAM RI tentang Pemberian Remisi Umum Tahun 2017 kepada Narapidana yang telah memenuhi persyaratan.
 
Ahmad Heryawan menggelar ramah tamah bersama perintis kemerdekaan, veteran, Angkatan ’45, Pepabri, Wredatama, Warakawuri, dan sesepuh di Aula Gedung Sate yang digelar pukul 11.00 WIB, usai upacara bendera di Gasibu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau