Sorot

Apartemen Meikarta Jamin Keamanan Sekaligus Privasi Penghuni

Kompas.com - 20/09/2017, 13:59 WIB

KompasProperti - Kota baru Meikarta yang dibangun Lippo Group berada di jantung ekonomi Indonesia. Selain terletak di koridor Jakarta-Bandung, Meikarta juga dikelilingi dengan beberapa kota baru, seperti Lippo Cikarang, Jababeka, dan MM2100.

Kawasan tersebut merupakan pusat industri Indonesia yang setiap tahunnya memproduksi mobil, motor, kulkas, televisi dan alat-alat rumah tangga.

Perusahaan-perusahaan raksasa nasional dan multinasional seperti Astra, Toyota, Samsung, Mitsubishi, dan Hankook membangun pabrik dan basis bisnisnya di koridor ini.

Presiden Direktur Meikarta Ketut Budi Wijaya mengatakan, ribuan staf dan karyawan kantor serta jutaan pekerja setiap hari beraktivitas di kawasan itu.

Baca: Bakal Ada Jakarta Baru Dekat Kawasan Industri Cikarang

Sekira 60 persen industri manufaktur Indonesia, kata dia, berada di Cikarang dan sekitarnya.

Investor asing berminat membangun bisnis di kawasan industri Cikarang. Kebutuhan hunian yang dekat dan strategis bagi pekerja di kawasan industri mesti dipenuhi agar produktivitas tetap tinggi.

"Kebutuhan hunian ini mesti kami fasilitasi, untuk mendukung perekonomian. Karyawan di kawasan industri akan lebih produktif karena tinggal dan bekerja di satu kawasan Cikarang," ujarnya.

Mengingat pentingnya kawasan industri bagi perekonomian nasional, Meikarta menyiapkan sistem keamanan tingkat tinggi, khususnya di lingkungan apartemen.

Baca: Temukan Apartemen Strategis di Dekat Kawasan Industri Cikarang

Sekalipun tipenya berbeda-beda, mulai dari tipe Amerika, Eropa, Asia dan Modern, Lippo Group sebagai pihak pengembang, menerapkan sistem keamanan yang sama.

Apartemen Meikarta menyiapkan sistem keamanan yang mengutamakan keamanan penghuni tanpa mengusik privasi. Tentu saja pengelola akan menyiapakan petugas keamanan yang siaga selama 24 jam ditambah dengan pantauan CCTV di sejumlah titik strategis.

CCTV memang  ampuh untuk memantau potensi kejahatan. Ukuran CCTV yang kecil dan nyaris tidak terlihat tentu dapat memata-matai pencuri atau pelaku kejahatan lainnya di apartemen. 

Suasana di Kantor Marketing Kota Baru Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (4/09/2017). Pada tahap pertama, akan dibangun 200 ribu unit apartemen yang siap huni pada akhir tahun 2018.KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOB Suasana di Kantor Marketing Kota Baru Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (4/09/2017). Pada tahap pertama, akan dibangun 200 ribu unit apartemen yang siap huni pada akhir tahun 2018.

Keamanan penghuni Meikarta juga terjamin dengan adanya kartu akses dan lift khusus. Dengan demikian, tak sembarang orang bisa masuk ke kawasan hunian.

Jaminan keamanan menjadi prioritas Meikarta sebab sebagian besar penghuni apartemen mesti bekerja, kuliah, atau beraktivitas lainnya di luar. Sistem keamanan yang sesuai dengan kebutuhan penghuni membuat hidup di Meikarta terasa nyaman dan aman.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau