Kilas

Slankers Jawa Timur Diajak Peduli Lingkungan

Kompas.com - 28/12/2017, 17:02 WIB


SURABAYA, KOMPAS.com -Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas tampak larut dalam tembang-tembang yang dibawakan Kaka, vokalis Slank yang menggelar konser "Peduli Lingkungan" di lapangan Makodam V Brawijaya Surabaya, Sabtu (23/12/2017) malam lalu.

Ajakan mencintai lingkungan dilontarkan Gus Ipul di sela-sela lagu. Belasan ribu Slankers, fans grup band Slank diimbau untuk lebih peduli dalam mengelola sampah.

Menurut Ipul, sampah mesti dikelola dengan sistem 3R (Reuse, Reduce, dan Recycle) atau dengan mengurangi, memanfaatkan kembali, dan mendaur ulang. "Mari kita jaga lingkungan ini untuk masa depan kita," katanya.

Aksi peduli lingkungan bisa dilakukan dengan mudah dan menjadi gaya hidup masyarakat.

Baca: Gus Ipul Manfaatkan Belatung untuk Tangani Sampah

Selama ini, Slankers memiliki energi yang cukup besar dan sangat mungkin untuk disalurkan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Salah satunya, ia menambahkan, dengan mengelola sampah.

"Saya sudah beberapa kali mengajak Slank mengkampanyekan gerakkan peduli lingkungan. Kemarin ada gerakkan peduli sampah, juga gerakkan bikin biopori," kata Gus Ipul.

Tahun lalu, ia bersama Pramuka juga sempat mengajak Slank untuk menyukseskan Gerakan Kampung Kelir. Saat itu, mereka bersama-sama merawat lingkungan dengan mengecat rumah-rumah warga agar lebih indah.

Rencananya, aksi peduli lingkungan juga dilakukan dengan menggelar konser serupa di Banyuwangi dan Madiun pada Januari 2018. "Dalam waktu dekat, Januari ini, Slank kembali menggelar konser di Banyuwangi," kata Gus Ipul.

Ivan, Bimbim, Kaka, Ridho dan Abdee yang tergabung dalam grup band Slank di Peluncuran SlanKopi di Trafique Coffee, Jalan Hang Tuah Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (16/12/2017).KOMPAS.com/Dian Reinis Kumampung Ivan, Bimbim, Kaka, Ridho dan Abdee yang tergabung dalam grup band Slank di Peluncuran SlanKopi di Trafique Coffee, Jalan Hang Tuah Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (16/12/2017).

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas pada saat itu mengundang Slankers untuk hadir dalam konser yang akan digelar di Banyuwangi. "Silakan datang. Saya mengundang Slankers untuk ke Banyuwangi, mari kita jaga lingkungan bersama," kata Anas.

Pada konser di Makodam V/Brawijaya kali ini, personil Slank yang hadir adalah Kaka (vokalis), Bimbim (drum), Ridho (gitar), dan Ivanka (bass). Bunda Iffet juga tampak hadir di konser kali ini.

Konser "Peduli Lingkungan" juga dimeriahkan oleh budayawan Sastra Al Ngatawi. Gus Ipul, Slank, dan Sastra mengajak Slankers untuk bersholawat bersama untuk mendoakan agar masyarakat Jawa Timur semakin makmur dan sejahtera. (KONTRIBUTOR JAWA TIMUR/ ACHMAD FAIZAL)


Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau