Kilas

Ini Pesan Ramadhan Gubernur Sulawesi Utara

Kompas.com - 24/05/2018, 16:04 WIB


KOMPAS.com - Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, menggelar buka puasa bersama masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondouw Timur (Boltim), Rabu (23/5/2018).

Buka puasa bersama sekaligus safari Ramadhan tersebut digelar di Mesjid Nurul Jannah, Tutuyan, Boltim.

Olly mengajak seluruh masyarakat Boltim untuk selalu bersyukur kepada Tuhan karena bisa melaksanakan ibadah puasa dengan lancar.

Ia pun memuji toleransi dan kerukunan masyarakat Boltim selama ini. Olly berharap kerukunan antar-umat beragama di Boltim meningkat sehingga bisa diteladani daerah lainnya.

(Baca: Olly Dondokambey Ajak Masyarakat Jaga Toleransi)

"Masyarakat Sulawesi Utara harus terus hidup damai dan tenteram," katanya dalam siaran tertulis.

Bupati Kabupaten Boltim, Sehan Lanjar, mengatakan keamanan Kabupaten Boltim terjaga dengan baik karena masyarakat saling menghargai.

"Sikap saling menghargai itulah yang menjauhkan Boltim dari gangguan keamanan," katanya

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Olly memberikan bantuan kepada masyarakat berupa sajadah, Al Quran, serta biskuit makanan pendamping air susu ibu (MP-Asi).

Dukungan konkret

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, ia melanjutkan, selalu mendukung segala bentuk pembangunan, utamanya pembangunan rumah ibadah dan pengembangan iman masyarakat.

Dengan demikian, masyarakat dapat beribadah sesuai dengan agama dan keyakinannya.

"Jika iman berkembang dengan baik pasti semua yang dikerjakan akan berjalan dan memiliki hasil baik," ujarnya.

Pada bulan Ramadhan kali ini, Olly mengajak seluruh masyarakat memperbaiki makam para imam dan tokoh Islam di Sulawesi Utara.

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, menggelar buka puasa bersama masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Rabu (23/5/2018)Dok. Humas Pemprov Sulut Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, menggelar buka puasa bersama masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Rabu (23/5/2018)

Pembangunan tersebut akan berdampak juga pada jumlah kunjungan wisata religi. Wisatawan, kata dia, dapat mempelajari sejarah perkembangan Islam di Sulawesi Utara.

"Hal itu akan mendukung kemajuan sektor pariwisata dan pembangunan ekonomi masyarakat," katanya.

Untuk itu, Pemerintah Sulawesi Utara mengajak masyarakat Kabupaten Boltim untuk menyiapkan diri mengembangkan sektor pariwisata.

"Tunjang terus pembangunan pariwisata karena dengan adanya pariwisata, daerah akan maju dengan cepat," ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau