Kilas

Taman Keluarga Resmi Dibuka di Sulawesi Utara

Kompas.com - 04/07/2018, 22:22 WIB


KOMPAS.com - Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang diwakili oleh Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil dan Keluarga Berencana Sulawesi Utara Bahagia Mokoagouw  menghadiri sekaligus membuka taman keluarga di kawasan Mega Mas Kota Manado, Selasa (3/7/2018).

Gubernur berharap kehadiran taman keluarga ini dapat memeriahkan pelaksanaan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXV di Provinsi Sulawesi Utara.

Olly berharap taman keluarga bisa memberi kontribusi positif bagi pembangunan keluarga ke arah semakin baik dan sejahtera.

Keluarga, imbuhnya, merupakan wahana utama bagi pewarisan peradaban dan budaya bangsa. Alasannya, di dalam keluargalah dibentuk dan dipraktekkan nilai-nilai dasar hubungan antar manusia.

Presiden Joko Widodo memberi sambutan pada acara peringatan Hari Keluarga Nasional, di Lapangan Sunburst, Kota Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (1/8/2015). KOMPAS.COM/INDRA AKUNTONO Presiden Joko Widodo memberi sambutan pada acara peringatan Hari Keluarga Nasional, di Lapangan Sunburst, Kota Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (1/8/2015).

Taman keluarga merupakam bentuk sosialisasi program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Program itu merupakan ujung tombak upaya membangun keluarga indonesia yang sejahtera dan berdaya saing.

Gubernur pun mengajak segenap pihak untuk ikut bersinergi memanfaatkan seoptimal mungkin kehadiran taman keluarga ini.

Peresmian Taman Keluarga SulutDok. Humas Pemprov Sulut Peresmian Taman Keluarga Sulut

Momentum peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) XXV menempatkan Sulawesi Utara secara khusus Manado sebagai tuan rumah perhelatan tingkat nasional ini.

Kegiatan yang rencananya dihadiri langsung oleh Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo ini mengangkat tema "Cinta Keluarga Cinta Terencana."

Pada puncak peringatan HARGANAS XXV akan dilaksanakan beragam kegiatan inovatif dan kreatif seperti pameran serta bersepeda santai bersama Presiden Jokowi.

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau