Kilas

Hendrar Ajak Pejabat Eselon Semarang Ciptakan Inovasi

Kompas.com - 08/08/2018, 17:13 WIB


SEMARANG, KOMPAS.com
- Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meminta para pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Semarang untuk melakukan invosi-inovasi pembangunan demi kemajuan kota tersebut.

Hendrar menyatakan itu dalam Diklat Kepemimpinan yang dihadari 90 pejabat eselon III dan IV Pemerintah Kota Semarang. Di diklat ini Henrar pun menjadi tutor yang membawakan materi "Jam Pimpinan".

“Ilmu tidak akan bermanfaat manakala tidak dibagi dengan sesama. Maka dari itu, panjenengan setelah menerima ilmu melalui diklat ini, segera lakukan inovasi-inovasi pembangunan yang menyangkut kepentingan warga Semarang”, tutur Hendrar di Pusdiklat UPTB BKPP, Selasa (7/8/2018).

Selain Wali Kota, hadir pula David yang mewakili Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah. Dalam sambutannya dia berpesan kepada alumni Diklat Kepemimpinan agar selalu meningkatkan kompetensi.

“Hal tersebut penting karena dengan semakin meningkatnya tuntutan masyarakat, maka birokrasi juga harus cepat dan tepat dalam mengambil keputusan dan ini merupakan bagian dari aspek pelayanan kepada publik”.

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau