Kilas

Jelang Idul Adha, Gubernur Olly Serahkan 31 Ekor Sapi Kurban

Kompas.com - 21/08/2018, 18:30 WIB

MANADO, KOMPAS.com – Sehari jelang hari raya Idul Adha 1439 Hijriah, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menyerahkan 31 ekor sapi kurban bagi masjid seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Utara.

Adapun acara tersebut dilaksanakan di halaman parkir kantor Gubernur Sulawesi Utara, Selasa (21/8/2018).

Turut hadir dalam acara penyerahan, antara lain Sekretaris Daerah Sulawesi Utara Edwin Silangen, serta Ketua Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Utara KH Abdul Wahab Abdul Gafur.

Dalam sambutannya, Olly mengatakan, hari raya Idul Adha merupakan waktu tepat bagi umat Muslim untuk melaksanakan ibadah kurban. Itulah momentum mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

"Momentum ini (Idul Adha) hendaknya dimaknai sebagai upaya mendekatkan diri dalam nuansa kekeluargaan antar-sesama warga yang beragam atau plural. Mari kita jaga dan mantapkan Sulawesi Utara sebagai barometer kerukunan hidup antar-umat beragama di Indonesia, bahkan dunia," ucap Olly.

(Baca juga: Gubernur Olly Terus Ingatkan Masyarakat Jaga Toleransi Bersama)

Lebih lanjut ia menuturkan, penyerahan hewan kurban merupakan salah satu wujud kepedulian pemerintah provinsi pada seluruh umat Islam di Sulawesi Utara.

Olly turut berharap, bantuan hewan kurban dapat diteruskan bagi mereka yang berhak, yaitu fakir miskin, para janda, serta kaum dhuafa.

Untuk diketahui, dari 31 hewan kurban yang dibagikan, terdapat satu sapi persembahan Presiden RI Joko Widodo. Sapi kurban itu diterima Masjid Nur Jannah, Desa Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

Selain Masjid Nur Jannah, hewan kurban turut disalurkan bagi Masjid Babul Janah Desa Tutuyan III, Masjid Nurul Huda Desa Tapadaka Kec. Dumoga Tenggara, Masjid AN Nur Desa Mopuya Utara Kec. Dumoga, Masjid Miftahul Jannah Desa Telaga Kab. Bolaang Mongondow Utara, dan lain-lain.

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau