Kilas

Menko PMK Ajak Masyarakat Gaungkan Asian Para Games 2018

Kompas.com - 06/09/2018, 13:22 WIB

SOLO, KOMPAS.com – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani membuka pawai obor Asian Para Games 2018 dan Festival Paralympic 2018 di Balaikota Solo, Jawa Tengah, Rabu (5/9/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Menko PMK mengajak masyarakat untuk mendukung suksesnya pelaksanaan Asian Para Games 2018 yang akan dimulai dari 6 Oktober hingga 13 Oktober 2018.

 "Gotong royong dari kita semua tentu saja akan bisa menyemarakkan dan membuat sukses penyelenggaraan Asian Para Games serta prestasi para atlet," ujar Puan.

Sebelumnya, Menko PMK menerima lentera api dari atlet para atletik Rizal Bagus, yang kemudian dibawa Menko PMK untuk diserahkan kepada Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo.

Selain Solo, pawai api obor Asian Para Games 2018 ini juga akan melewati tujuh kota lainnya di Indonesia, di antaranya Ternate, Makassar, Bali, Pontianak, Medan, Pangkal Pinang, dan akan berakhir di Jakarta pada 6 Oktober 2018.

Pada acara tersebut pula, Puan juga mengingatkan kepada masyarakat Solo untuk ikut meramaikan dan memeriahkan Festival Paralympic yang dilaksanakan oleh Walikota Surakarta pada 5-7 September 2018.

Puan pun optimis bahwa penyelenggaraan Asian Para Games 2018 ini akan sukses seperti Asian Games 2018. “Sukses Asian Games tentu saja insha Allah akan disertai sukses Asian Para Games," pungkas Menko PMK.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau