Kilas

Wali Kota Hendi Dukung Atlet Paralympic Kota Semarang Berprestasi

Kompas.com - 01/10/2018, 17:40 WIB


KOMPAS.com
- Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menerima 11 atlet paralympic, 4 orang pelatih, dan sejumlah pengurus National Paralympic Committee (NPC) Kota Semarang di Balai Kota Semarang.

Dalam pertemuan yang berlangsung Senin (10/1/2018) itu, NPC Kota Semarang meminta dukungan kepada Pemerintah Kota Semarang untuk atlet paralympic yang akan mewakili kota ini dalam Pekan Paralympic Provinsi Jawa Tengah pada13-16 November 2018 di Solo.

Selin itu, mereka juga meminta dukungan kepada dua atletnya yang akan berlaga pada ajang Asian Paralympic Games (Asian Para Games) mulai 6 Oktober 2018 di Jakarta.

Sekretaris National Paralympic Committee Kota Semarang, Nur Solikhin menuturkan jika dalam pertemuan tersebut Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyatakan, akan mendukung penuh atlet-atlet paralympic berprestasi yang berasal dari Kota Semarang.

"Bagaimanapun juga Pemerintah Kota Semarang adalah bapak kita, sehingga hari ini kami berdiskusi bagaimana NPC Kota Semarang dapat didukung, terkhusus terkait atlet-atlet disabilitas yang berprestasi," jelas Nur Solikin.

Dirinya juga menuturkan bila pada Pekan Paralympic Provinsi sebelumnya dua tahun lalu Kota Semarang menduduki peringkat ke-7. Diharapakan dengan adanya dukungan dari pemerintah, Kota Semarang dapat memperbaiki peringkat dalam gelaran tahun ini.

Adapun dalam Pekan Paralympic Provinsi Jawa Tengah 2018 ada 6 cabang olahraga yang dipertandingkan antara lain,  bulu tangkis, atletik, renang, catur, goal ball, dan bowling.

Kata Nur Solikin, kontingen paralimpic Kota Semarang pada gelaran kali ini menargetkan dapat meraih medali pada cabang olah raga atletik dan bulu tangkis.

Adapun Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi  menargetkan secara khusus kontingen paralympic dari kotanya dapat masuk dalam peringkat 3 besar peraih medali keseluruhan. 

“Di gelaran sebelumnya kita masuk peringkat 7, tapi kali ini saya targetkan secara khusus untuk masuk 3 besar," ujarnya yakin.

Untuk itu, kata dia, hari ini Pemerintah Kota Semarang memberikan dukungan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga untuk keberangkatan mereka.

"Semoga semua bisa berjalan baik dan sesuai rencana," tegas wali kota.

Di sisi lain terkait perhelatan Asian Para Games di Jakarta, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut berharap 2 atlet paralympic yang berasal dari Kota Semarang dapat meraih medali.

“Saya berharap perhelatan ini akan sama suksesnya seperti Asian Games Agustus lalu. Sukses secara perhelatan juga secara prestasi dengan menyabet medali dan menaikkan peringkat," harapnya.

Terkait bonus untuk atlet-atlet paralympic yang bertanding, Hendi menegaskan juga telah menyiapkan sejumlah bonus sebagai apresiasi.

“Jumlahnya belum bisa disebut sekarang, tapi yang jelas kami siapkan sebagai tanda tresno agar sedulur-sedulur terlecut semangatnya sehingga dapat berprestasi lebih baik lagi,” pungkasnya.

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau