Kilas

Pelayanan Publik Baik, Pemprov Sulut Raih Penghargaan dari Ombudsman

Kompas.com - 11/12/2018, 18:01 WIB

KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) berhasil meraih predikat kepatuhan tinggi dalam komponen standar pelayanan publik yang diadakan oleh Ombudsman Republik Indonesia.

Lewat survei yang dilakukan Ombudsman setahun terakhir, Pemprov Sulut mendapatkan nilai 92,09 dan masuk zona hijau. Hal ini berbeda dengan penilaian pada 2017 yang menempatkan Pemprov Sulut dalam zona merah.

Atas prestasi yang ditorehkan pada tahun ini, Pemprov Sulut yang diwakili Wakil Gubernur Steven O. E. Kandow pun mendapatkan penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Ombudsman RI Lely Soebekty.

“Tentu penghargaan ini memicu pemprov untuk terus meningkatkan pelayanan publik, melayani masyarakat dengan transparan, dan profesionalme selalu diutamakan,” ungkap Steven dalam sambutannya di Auditorium Televisi Republik Indonesia (TVRI) Pusat, Jakarta, Senin (10/12/2018).

Selain itu, dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Steven juga turut berterima kasih kepada Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulut Helda Tirajoh.

Ini karena ia telah melakukan pendampingan kepada Kepala Perangkat Daerah untuk membenahi dan melengkapi standar pelayanan publik.

Kategori penilaian

Perlu diketahui, Ombudsman RI sebagai lembaga pengawas pelayanan publik melakukan survei tersebut setiap tahun tahunnya.

Adapun kategori penilaian terkait dibagi menjadi beberapa zona, yakni zona merah (buruk) 0-50, zona kuning (sedang) 51-80, dan zona hijau (baik) 81-100.

Penilaian tersebut pun dibebankan terhadap seberapa patuh setiap perangkat daerah memenuhi standar pelayanan publik.

Beberapa di antaraya adalah seberapa baik mengumumkan jenis dan produk layanan, motto pelayanan, mekanisme dan prosedur pelayanan, dan maklumat layanan.

Selain itu, jangka waktu dan berbagai kelengkapan pelayanan lainnya seperti ketersediaan front office, ruang tunggu, ruang laktasi yang nyaman, dan layanan kepada penyandang disabilitas juga turut mempengaruhi penilaian.

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau