Advertorial

Beras Bantuan PPKM di Pandeglang Menggumpal, Ini Penjelasan Bulog

Kompas.com - 06/08/2021, 10:12 WIB

KOMPAS.com - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) memberi penjelasan terkait temuan beras bantuan sosial (bansos) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang menggumpal di Pandeglang, Banten.

Perum Bulog memastikan warga yang menerima beras bantuan PPKM dengan kondisi tersebut akan mendapatkan beras pengganti dengan kualitas baik.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Perum Bulog Tomi Wijaya mengatakan, pihaknya segera melakukan pengecekan beras bansos PPKM usai mendapatkan laporan.

Perum Bulog pun memutuskan untuk menarik dan mengganti beras yang diterima masyarakat pada Selasa (3/8/2021).

“Perum Bulog juga memastikan pengiriman beras bantuan PPKM tetap berjalan lancar sampai ke tangan warga penerima dalam kondisi baik,” ujar Tomi dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Jumat (6/8/2021).

Tomi menegaskan bahwa insiden tersebut tidak diharapkan terjadi oleh Perum Bulog.

“Untuk itu, kami (Perum Bulog) menyampaikan permohonan maaf atas munculnya kekhawatiran di tengah masyarakat penerima beras bansos,” kata Tomi.

Tomi menambahkan, penggumpalan terjadi lantara beras terpapar hujan saat pembongkaran di Kantor Kelurahan Pandeglang. Akibatnya, beberapa karung kemasan 10 kilogram (kg) beras bansos PPKM menggumpal.

Berdasarkan penelurusuran dan laporan yang diterima, lanjut Tomi, beras pengganti langsung didatangkan dari gudang Bulog. Sementara, beras bantuan PPKM lain sudah diterima dengan baik oleh warga.

“Manajemen Bulog sudah mengaktifkan peran tim monitoring dan evaluasi yang sengaja dibentuk untuk menyelesaikan peristiwa seperti ini,” terang Tomi.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau