Advertorial

Menkominfo Apresiasi Pencapaian Para Menteri Terdahulu dan Siap Wujudkan Visi Indonesia Maju 2045

Kompas.com - 11/11/2021, 17:48 WIB

KOMPAS.com – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah dan terus bertransformasi secara progresif serta visioner selama 20 tahun terakhir.

Hal itu diungkapkan Johnny saat menjadi keynote speaker dalam acara Syukur dan Refleksi 20 Tahun Kemenkominfo, Selasa (28/9/2021).

Transformasi tersebut tecermin dari penggantian moto Kemenkominfo seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi.

Pada awal perjalanan, lanjutnya, Kemenkominfo memiliki moto “Menuju Masyarakat Informasi”. Kini, Kemenkominfo merumuskan moto baru untuk menyambut transformasi digital, yaitu “Semakin Digital, Semakin Maju”.

“Sejatinya, perubahan-perubahan tersebut merupakan respons simultan terhadap geliat perubahan yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa,” ujar Johnny dikutip dari laman kominfo.go.id, Kamis (11/11/2021).

Menurutnya, seluruh perubahan dan kemajuan yang diwariskan oleh para Menkominfo sebelumnya merupakan pencapaian yang patut disyukuri. Ia pun mengapresiasi lima menteri sebelumnya, yaitu almarhum Syamsul Muarif, Sofyan Djalil, Muhammad Nuh, Tifatul Sembiring, dan Rudiantara.

“Hari ini, Kemenkominfo dapat melanjutkan pekerjaan-pekerjaan besar untuk mengantarkan Indonesia menjadi bangsa digital, Indonesia as a digital nation,” ujarnya.

Akselerasi transformasi digital

Sebagai leading sector transformasi digital, Kemenkominfo terus mendorong implementasi major project transformasi digital. Hal tersebut dilakukan sembari meningkatkan pemerataan dan kualitas layanan digital di seluruh Indonesia.

Akselerasi transformasi digital yang dilakukan Kemenkominfo mengacu pada lima arahan strategis Presiden Joko Widodo. Pertama, mempercepat perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital.

Kedua, menyiapkan peta jalan atau roadmap transformasi digital di sektor-sektor strategis. Ketiga, mempercepat integrasi pusat data nasional.

“Keempat, menyiapkan sumber daya manusia (SDM), talenta-talenta digital yang kompeten. Kelima, menyiapkan hal-hal yang berkaitan dengan kebutuhan regulasi, skema pendanaan, dan pembiayaan transformasi digital,” kata Johnny.

Kemenkominfo juga telah merancang Peta Jalan Indonesia Digital 2021-2024 untuk menjalankan lima arahan tersebut. Adapun pembangunan digital dilakukan di empat sektor strategis, yaitu infrastruktur digital, ekonomi digital, pemerintah digital, dan masyarakat digital.

Selain itu, Kemenkominfo juga terus menjalanKAN perannya dalam orkestrasi komunikasi publik bagi masyarakat.

Johnny menekankan bahwa tanpa adanya komunikasi publik yang baik, Kemenkominfo bisa dinilai bekerja dalam senyap.

“Tugas komunikasi publik pemerintah juga diemban oleh Kemenkominfo dalam rangka melakukan orkestrasi dan amplifikasi kebijakan-kebijakan, termasuk yang berkaitan dengan penanganan pandemi Covid-19 serta pemulihan ekonomi nasional,” imbuhnya.

Johny juga menegaskan, Kemenkominfo terus berjuang untuk mengimplementasikan amanat Undang-Undang No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik secara holistik, konsisten, dan terarah.

“Kemenkominfo pun terus berjuang menjadi garda terdepan dalam menyebarkan informasi-informasi yang baik dan berkualitas kepada masyarakat sehingga menumbuhkan optimisme publik,” jelas Johnny.

Ia pun berterima kasih kepada seluruh pihak, mulai dari keluarga besar Kemenkominfo, sektor mitra swasta, masyarakat, komunitas, akademisi, dan rekan media yang telah bersama berjuang dalam mengakselerasi transformasi digital.

Tak lupa, Johnny juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama bersinergi membangun akses informasi dan komunikasi digital yang inklusif serta berdaya sehingga visi Indonesia Maju pada 2045 dapat terwujud.

“Terus tingkatkan optimisme dan kolaborasi, bersama-sama menuju Indonesia terkoneksi. Semakin digital, semakin maju,” kata Johnny.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau