Advertorial

Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Samarinda, SMI dan Putera Sampoerna Foundation Resmikan Program Ekosistem Pendidik Profesional

Kompas.com - 02/11/2022, 17:39 WIB

KOMPAS.com – PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI dan Putera Sampoerna Foundation meresmikan program Ekosistem Pendidikan Profesional (EPP) di Balai Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Rabu (2/11/2022).

Penyelenggaraan program EPP merupakan bentuk kepedulian kedua belah pihak terhadap kualitas pendidikan di Kota Samarinda.

Program EPP diresmikan melalui penyerahan plakat dari Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kepada SMI. Plakat ini juga menjadi bentuk apresiasi Pemkot Samarinda kepada SMI dan Putera Sampoerna Foundation atas penyelenggaraan program EPP.

Acara peresmian EPP dihadiri oleh Assistant Vice President Corporate Social Responsibility (CSR) SMI Hendriko Leonard Wiremmer dan Head of Program Implementation Putera Sampoerna Foundation Agastya Yogiswara.

Sementara, pihak Pemkot Samarinda yang hadir adalah Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi Wongso dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Asli Nuryadin.

Sekretaris SMI Ramona Harimurti mengatakan, program kerja sama tersebut merupakan salah satu komitmen perseroan untuk mendorong kegiatan yang berdampak positif dan terukur secara sosial.

Selain itu, EPP diharapkan dapat berdampak pada lingkungan sekaligus meningkatkan efek berganda dari program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) yang dilakukan SMI.

"Lebih jauh lagi, kami berharap, program ini dapat membantu pencapaian Sustainability Development Goals (SDGs) Indonesia One," kata Ramona dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu.

EPP sendiri akan diselenggarakan hingga 2024. Pada pelaksanaan program, Putera Sampoerna Foundation akan memilih 30 peserta. Mereka kemudian akan dilatih secara intensif dan berkelanjutan untuk menjadi fasilitator pendidikan di wilayah Samarinda.

Selepas mengikuti pelatihan, ketiga puluh peserta berperan sebagai roda perubahan pendidikan di Samarinda. Mereka akan mengadakan pelatihan serupa di Samarinda sesuai dengan kebutuhan tenaga pengajar.

Dengan demikian, ekosistem pendidik profesional berkualitas dapat tercipta serta pembelajaran bermakna bisa terselenggara.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Samarinda mengatakan bahwa EPP merupakan program yang sangat ditunggu oleh Pemkot Samarinda. Pasalnya, pembentukan sekolah berkualitas memerlukan ekosistem yang mendukung.

"Hal ini dapat dicapai dengan peran guru yang bersemangat dan profesional dalam menjalankan amanah untuk mencerdaskan bangsa dengan menjadikan sekolah sebagai taman yang nyaman untuk anak-anak kita," jelas Rusman.

Adapun EPP akan dilakukan secara berkelanjutan di bawah naungan Disdikbud Kota Samarinda. Kepala Disdikbud Kota Samarinda mengatakan, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

"Kami sangat mengapresiasi peran SMI dan Putera Sampoerna Foundation yang telah berkolaborasi dengan kami. Harapannya, melalui program EPP, para peserta dapat ditempa dalam pelatihan dan secara berkelanjutan dapat berkontribusi pada pemerataan akses pendidikan di Kota Samarinda," tutur Asli.

Peresmian EPP diharapkan mampu mendorong percepatan pemerataan kualitas pendidikan di Kota Samarinda dan di Indonesia secara menyeluruh.

Penyelenggaraan program itu merupakan bentuk dukungan kepada pemerintah dalam mencerdaskan generasi muda melalui pendidikan yang berkualitas.

Untuk informasi lengkap mengenai EPP, silakan mengunjungi situs web Putera Sampoerna Foundation dan melalui tautan berikut.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau