Advertorial

Wujudkan Pemilu Damai, Kemenkominfo Luncurkan Buku Eletronik Pemiludamaipedia

Kompas.com - 17/12/2023, 20:24 WIB

KOMPAS.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) meluncurkan buku elektronik pemiludamaipedia.

Ibarat ensiklopedia, pemiludamaipedia memuat berbagai informasi terkait pemilihan umum (pemilu) presiden, pemilihan anggota legislatif (pileg), dan pemilihan kepala daerah (pilkada) yang berlangsung pada 2024. 

"Pemiludamaipedia merupakan upaya Kemenkominfo memenuhi kebutuhan masyarakat terkait informasi Pemilu 2024. Buku elektronik tersebut bisa dijadikan referensi masyarakat tentang berbagai hal terkait pemilu," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat (15/12/2023).


Budi menambahkan, pemiludamaipedia tidak hanya menampilkan informasi terkait pemilu dalam bentuk teks, tetapi juga infografis dan video.

Adapun buku elektronik tersebut adalah living document yang setiap saat bisa diperbaharui sesuai dengan perkembangan pelaksanaan pemilu. Buku elektronik ini bisa diakses di http://s.id/pemiludamaipedia.

“Pemiludamaipedia memuat sejarah pemilu, asas-asas pemilu, serba-serbi pemilu, dan tujuan pemilu. Buku elektronik ini juga menampilkan profil calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), anggota legislatif, partai politik, serta jadwal pemilu 2024,” terang Budi.

Dengan begitu, lanjut dia, masyarakat bisa berinteraksi dengan pemiludamaipedia. Bahkan, dapat mengecek apakah sudah masuk dalam daftar pemilih tetap di pemiludamaipedia. 

Tidak hanya itu, masyarakat juga dapat melakukan kroscek data mengenai hoaks yang beredar di pemiludamaipedia.

Sejak Januari sampai 12 Desember 2023, Kemenkominfo menemukan 171 isu hoaks pemilu. Untuk itu, masyarakat dapat melaporkan dugaan pelanggaran pemilu melalui pemiludamaipedia.

Adapun hoaks politik sering kali dituding sebagai penyebab konflik dan polarisasi di masyarakat. Untuk itu, pemiludamaipedia berikhtiar mewujudkan pemilu damai dengan menampilkan informasi sebenar-benarnya.

"Saya berharap, pemiludamaipedia menjadi senjata ampuh memerangi hoaks politik. Saya mengajak seluruh masyarakat mewujudkan Pemilu 2024 damai dan beradab," kata Budi.

Untuk diketahui, pemiludamaipedia juga membangun fungsi pengawasan masyarakat. Masyarakat bisa melaporkan bila menemukan dugaan atau potensi pelanggaran pemilu melalui pemiludamaipedia.

Adapun memilih dalam pemilu merupakan hak demokratis rakyat. Pemiludamaipedia mengandung pesan yang mengajak masyarakat berpartisipasi memenuhi hak memilih mereka dalam Pemilu yang bakal digelar pada Rabu (14/2/2024).

Adapun 14 Februari bertepatan dengan hari kasih sayang. Pemiludamaipedia mengajak masyarakat memberikan suara sebagai ungkapan kasih sayang kepada bangsa dan negara.

Untuk memenuhi hak pilihnya, rakyat membutuhkan hak lain, yakni hak mendapat informasi benar. Pemiludamaipedia berupaya memenuhi hak rakyat akan informasi benar supaya t bisa melaksanakan hak pilihnya secara benar pula

Pemiludamaipedia melalui informasi yang ditampilkan juga menuntun masyarakat untuk memutuskan pilihan secara cerdas.

"Kami percaya informasi benar di pemiludamaipedia membantu masyarakat mengambil keputusan benar dan memilih kandidat tepat pada Pemilu 2024," jelasnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau