Advertorial

Semarakkan Safari Ramadhan BUMN 2024 di Lampung, PNM Bagikan 1.000 Paket Sembako Murah

Kompas.com - 30/03/2024, 16:10 WIB

KOMPAS.com – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) turut memeriahkan Safari Ramadhan BUMN 2024 di Lapangan Pekalongan, Lampung Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian hari ulang tahun (HUT) ke-26 Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan bertujuan menghadirkan semangat BUMN Untuk Indonesia.

Safari Ramadhan merupakan gagasan Menteri BUMN Erick Thohir dan terlaksana di 40 kota serta kabupaten di seluruh Indonesia. Kegiatan ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia untuk mendukung ketersediaan bahan pangan dengan harga terjangkau di tengah masyarakat, sebagai respons atas badai el nino yang berdampak pada peningkatan harga sembako.

PNM dalam kesempatan tersebut membagikan 1.000 paket sembako murah kepada masyarakat. Selain itu, PNM juga memberikan kesempatan kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) binaannya untuk pameran dan menjual berbagai macam takjil untuk berbuka puasa.

Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menyampaikan bahwa pembagian sembako dan penyediaan booth takjil merupakan bentuk kepedulian PNM kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha ultramikro, untuk selalu optimistis dalam meningkatkan usaha.

Ia melanjutkan, sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM melalui Holding UMi menghadirkan solusi keuangan yang komprehensif dan terintegrasi untuk mendorong pertumbuhan UMKM. Integrasi ini menyederhanakan pemberdayaan bagi pelaku usaha ultramikro, membuka akses yang lebih luas terhadap layanan keuangan yang beragam.

“Harapannya, sinergi itu akan membantu masyarakat, terutama nasabah PNM Mekaar, dalam mencapai kemandirian ekonomi. Pertumbuhan ekonomi nasabah ini diyakini akan menghasilkan efek domino positif, baik secara lokal maupun nasional,” ujar Arief dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (30/3/2024).

PNM sebagai lembaga pembiayaan dan pendamping perempuan prasejahtera di Indonesia melalui sektor usaha ultramikro, tidak hanya memberikan modal usaha, tetapi juga berbagai pelatihan untuk meningkatkan kualitas produk. Hingga kini, PNM telah memiliki 15,2 juta nasabah di seluruh Indonesia.

PNM bekerja untuk pemberdayaan nasabah melalui pembiayaan dan pendampingan. Kedua hal ini merupakan dua sisi mata uang yang tidak boleh dipisahkan satu dengan lainnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau