Advertorial

Soroti Kasus DBD, Bupati Klaten: Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Jaga Kebersihan Lingkungan

Kompas.com - 06/05/2024, 17:53 WIB

KOMPAS.com Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klaten menggelar kegiatan halalbihalal dengan tema “Meningkatkan Semangat Kebersamaan dan Gotong Royong Menuju Klaten yang Maju, Mandiri, dan Sejahtera” di Pendopo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, Senin (6/5/2024).

Bupati Klaten Sri Mulyani menyampaikan bahwa halalbihalal Idul Fitri lahir dari tradisi luhur budaya Indonesia yang memiliki nilai-nilai positif.

Halalbihalal, kata Sri, juga merupakan upaya bersama untuk mencapai kemaslahatan bersama dengan memperkuat ukhuwah, kebersamaan, serta kekeluargaan sehingga tercipta persatuan dan kesatuan bagi bangsa.

“Halalbihalal menjadi pelengkap untuk membersihkan diri dari dosa-dosa, terutama kesalahan dan kekhilafan antarsesama manusia,” ujar Sri dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin.

Oleh karena itu, lanjut Sri, jangan memaknai acara halalbihalal sebagai acara seremonial saja, tetapi maknai sebagai ajang untuk saling memaafkan dengan tulus, ikhlas, serta membangun kebersamaan sebagai wujud syukur atas rahmat yang diberikan oleh Allah SWT.

Bupati Klaten itu juga menyoroti meningkatnya kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Klaten.

Ia mengajak semua pihak untuk meningkatkan pelayanan kesehatan serta menjaga kebersihan lingkungan.

“Saat ini, kasus DBD, khususnya di Kabupaten Klaten, kian meningkat. Harapannya, kasus tersebut bisa ditekan supaya tidak menimbulkan korban jiwa lagi,” ujar Sri.

Ia pun berdoa untuk para tenaga kesehatan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan agar senantiasa sehat. Dengan begitu, mereka dapat memberikan pelayanan terbaik.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Klaten juga menyerahkan tali asih secara simbolis kepada para petugas kebersihan dan penjaga malam di lingkungan Pemkab Klaten.

Sebagai informasi, acara halalbihalal itu dihadiri oleh Bupati Klaten, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekda) Klaten, Asisten Sekda Kabupaten Klaten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Klaten, jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, Direktur Rumah Sakit se-Klaten, Kepala Puskesmas, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau