Advertorial

PNM Peduli Salurkan Bantuan kepada Warga Terdampak Banjir Bandang serta Lahar Dingin di Sumbar

Kompas.com - 17/05/2024, 20:20 WIB

KOMPAS.com – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyampaikan dukacita atas banjir bandang dan lahar dingin yang melanda Sumatera Barat (Sumbar), khususnya tiga kabupaten, yaitu Agam, Tanah Datar, dan Lima Puluh Kota.

Melalui program PNM Peduli, PNM memberikan dukungan kepada warga terdampak bencana alam tersebut, termasuk para nasabah PNM.

Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan nasabah yang terdampak langsung dari bencana tersebut di ketiga kabupaten itu.

“Hingga hari ini, tercatat lebih dari 4.000 nasabah PNM Mekaar yang terdampak langsung oleh bencana di tiga kabupaten tersebut,” terangnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (16/5/2024).

Arief menambahkan, PNM dengan sigap memberikan bantuan segera sambil terus melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah nasabah dan warga yang menjadi korban banjir bandang dan lahar dingin di Sumbar.

“Kami tidak bisa menunggu pendataan lengkap untuk memberikan bantuan karena keadaannya yang mendesak. Sementara pendataan berlangsung, kami sudah mulai memberikan bantuan tahap awal. Kami akan terus memantau perkembangan situasi,” katanya.

Inisiatif PNM itu juga didukung oleh seluruh karyawan PNM yang telah membuka donasi melalui PNM DIGI sejak Senin (13/5/2024) hingga Jumat (17/5/2024).

“Sebagai bagian dari keluarga besar PNM, kami sangat merasakan duka yang dialami oleh para korban bencana. Kami berharap, bencana ini akan segera berakhir sehingga dampaknya bisa ditangani secara bersama-sama,” ucap Arief.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau