Advertorial

Bupati Klaten: ASN Harus Setia pada Negara, Siapa Pun Pemimpinnya

Kompas.com - 29/11/2024, 21:12 WIB

KOMPAS.com – Bupati Klaten Sri Mulyani, memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-53 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di halaman Pendapa Ageng Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat (29/11/2024).

Dalam amanatnya, ia membacakan sambutan Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional Zudan Arif Fakrulloh.

Sri Mulyani menekankan pentingnya netralitas dan loyalitas aparatur sipil negara (ASN) terhadap negara. Hal ini disampaikan terkait dengan telah selesainya penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

“ASN harus menjunjung tinggi prinsip netralitas dan tetap setia pada negara, siapa pun pemimpinnya,” kata Sri Mulyani dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat (29/11/2024).

Pada peringatan HUT Ke-53 itu, ia juga mengimbau seluruh anggota Korpri untuk terus menjaga solidaritas dan kerja sama lintas instansi. Korpri pun diharapkan menjadi wadah untuk menjalin persatuan dan kolaborasi, serta mendukung stabilitas nasional.

“Perkuat juga integritas dan disiplin. Tunjukkan integritas tinggi dan patuh hukum di setiap layanan,” ujarnya.

Pada amanat tersebut, Sri Mulyani juga mengingatkan pentingnya dukungan ASN terhadap program prioritas nasional. Ia meminta agar ASN turut berkontribusi dalam merealisasikan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau