KOMPAS.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI meraih Green Warrior Award dalam ajang ESG Now Awards 2025.
BNI meraih penghargaan tersebut karena menjalankan program Peningkatan Kesejahteraan Nelayan melalui Regenerasi Hutan Mangrove di Teluk Pangpang, Banyuwangi.
Adapun program Peningkatan Kesejahteraan Nelayan menjadi salah satu inisiatif unggulan BNI dalam bidang lingkungan dan pemberdayaan masyarakat pesisir.
Dalam pelaksanaannya, program tersebut turut melibatkan tokoh lokal (local hero) M Saeroni yang berperan sebagai penggerak utama untuk memberdayakan masyarakat pesisir melalui konservasi mangrove.
Inisiatif unggulan tersebut merupakan wujud nyata kolaborasi antara BNI, masyarakat lokal, pemerintah daerah, dan mitra strategis untuk menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang didapatkan pihaknya.
"Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen BNI dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam setiap aspek kegiatan perusahaan. Utamanya, dalam mendukung pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Okki dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (18/10/2025).
Okki menambahkan, pencapaian yang didapat juga menjadi motivasi bagi BNI untuk terus memperkuat pelaksanaan program-program keberlanjutan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan.
"BNI akan terus memperkuat implementasi inisiatif keberlanjutan yang tidak hanya berfokus pada pelestarian alam, tetapi juga mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat di sekitarnya," tuturnya.
Capaian yang diraih BNI tersebut semakin mempertegas posisi bank BUMN ini sebagai salah satu pelopor perbankan nasional yang konsisten mengintegrasikan prinsip ESG dalam strategi bisnisnya.
Melalui berbagai inisiatif berkelanjutan, BNI terus berupaya menjadi katalis bagi perubahan positif menuju ekonomi hijau yang inklusif dan berdaya tahan di Indonesia.
Aktif gerakan inisiatif hijau
Untuk diketahui, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BNI Berbagi, BNI secara aktif terus menggerakkan berbagai inisiatif hijau di berbagai wilayah Indonesia.
Kolaborasi lintas pihak menjadi kunci keberhasilan BNI dalam memperkuat ekosistem keberlanjutan, khususnya di kawasan pesisir. Salah satu inisiatif ini diwujudkan melalui program Regenerasi Mangrove di Teluk Pangpang.
Rupanya Regenerasi Mangerove ini tidak hanya berkontribusi pada upaya restorasi ekosistem pesisir, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar.
Pasalnya, ekosistem mangrove menjadi habitat penting bagi berbagai spesies laut dan burung endemik serta meningkatkan hasil tangkapan nelayan melalui perbaikan kualitas perairan. Dengan demikian, konservasi mangrove turut mendorong terciptanya ekonomi pesisir yang berkelanjutan.
Selain penanaman dan pemeliharaan mangrove, BNI juga membangun berbagai fasilitas pendukung bagi masyarakat, seperti sarana air bersih, fasilitas ibadah, dan toilet umum di sekitar kawasan konservasi.
Langkah ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga membuka peluang pengembangan ekowisata berbasis pelestarian alam.
Tidak hanya itu, BNI juga memperkuat kapasitas organisasi kelompok pengawas masyarakat (Pokmaswas) melalui pelatihan pengelolaan konservasi dan pariwisata berbasis masyarakat.
Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong komunitas lokal agar mampu mengelola kawasan mangrove secara mandiri dan berkelanjutan.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo mengatakan, BNI berkomitmen untuk memperluas dukungan terhadap proyek-proyek hijau lainnya, termasuk pengembangan energi terbarukan, efisiensi energi, serta pembiayaan ramah lingkungan.
"Kami ingin menjadi bagian dari solusi bagi masa depan Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan," kata Okki.