Advertorial

Co-CEO Lemonilo Shinta Nurfauzia Jadi Satu-Satunya Finalis Perempuan di EY Entrepreneur of The Year 2025

Kompas.com - 12/12/2025, 14:36 WIB

KOMPAS.com – Co-CEO Lemonilo Group Shinta Nurfauzia resmi terpilih menjadi salah satu finalis perempuan pada ajang EY Entrepreneur of The Year 2025 yang dihelat di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat.

Mengusung tema “The Shapers: Honoring Entrepreneurs Who Shape What’s Next”, seremoni yang menyoroti ketahanan dan keunggulan para finalis dalam membentuk masa depan industri itu dihadiri oleh sebelas pemimpin usaha terpilih dari berbagai sektor. 

Didirikan pada 2016, Shinta bersama Ronald Wijaya dan Johannes Ardiant merupakan Co-Founder Lemonilo. Sebagai perwakilan Lemonilo Group, Shinta menjadi satu-satunya finalis perempuan pada sektor fast-moving consumers goods dalam ajang tersebut.

Pemilihan Shinta oleh EY sebagai finalis didasarkan atas kontribusinya terhadap kehidupan sosial dan ekonomi, termasuk dalam penciptaan lapangan kerja langsung, praktik bisnis berkelanjutan, serta upaya mendorong gaya hidup sehat melalui makanan dan camilan.

Bersama dengan 10 finalis lainnya, secara kolektif Shinta pun memperoleh akumulasi pendapatan tahunan yang memenuhi standar penilaian dari panelis EY.

Saat ini, Lemonilo memiliki sejumlah produk unggulan, seperti Mi Lemonilo, Lemonilo Brownies Crispy, Lemonilo Chimi Keripik Ubi, dan Lemonilo Brownies Cruunchy.

EY menilai bahwa Lemonilo menghadirkan inovasi yang berdampak luas melalui produk makanan dan camilan sehat yang aman, enak, dan terjangkau dengan memanfaatkan teknologi pangan.

“Keunggulan Lemonilo adalah seluruh produk kami diproduksi tanpa 3P (pengawet, penguat rasa, dan pewarna buatan). Selain itu, budaya SBD (Serve others, Be great at what you do, Do what is right) turut mendorong Lemonions (sebutan bagi karyawan Lemonilo) untuk berkarya dengan sepenuh hati,” ujar Shinta dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat (12/12/2025).

Melalui program “Corporate Social Responsibility”, Lemonilo turut berkolaborasi dengan pihak eksternal, yaitu pemerintah. Program tersebut berfokus pada pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan kesehatan.

Di bawah kepemimpinan Shinta, Lemonilo juga memberdayakan komunitas, yaitu

Lemomoms (para ibu Indonesia yang merupakan konsumen Lemonilo) sebagai sarana untuk

memahami kebutuhan konsumen.

Selain itu, dengan program “Lemonilo fit Club”, Lemonilo turut mempromosikan gaya hidup sehat melalui beragam aktivitas olahraga serta turut mendukung prestasi atlet lokal dalam berkompetisi.

Sementara dalam penyelenggaraan praktik kerja internalnya, Lemonilo menerapkan kebijakan yang ramah terhadap perempuan, terutama bagi ibu bekerja. Di antaranya adalah dengan menyediakan children playground, nursery room, dan extended paternity leave untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif.

“Merupakan sebuah kehormatan bagi saya untuk dapat hadir sebagai finalis dan bertemu

berbagai entrepreneur inspiratif di ajang penghargaan EY: Entrepreneur of The Year 2025

Indonesia,” ucap Shinta.

Ke depan, Shinta pun berharap agar semakin banyak pengusaha perempuan yang mendapatkan apresiasi atas kontribusi mereka dalam menghadirkan banyak terobosan yang berdampak bagi masyarakat.

“Lemonilo juga harus lebih giat lagi dalam membangun Indonesia yang lebih sehat, tentunya dengan memanfaatkan teknologi dan memberdayakan masyarakat Indonesia,” lanjut Shinta.

Jajaran Finalis EY Entrepreneur of The Year 2025, Shinta Nurfauzia pada urutan ke-9 dari kiri. Dok. Lemonilo Jajaran Finalis EY Entrepreneur of The Year 2025, Shinta Nurfauzia pada urutan ke-9 dari kiri.

EY Entrepreneur of The Year merupakan salah satu penghargaan bisnis paling bergengsi di dunia yang diselenggarakan oleh firma konsultasi ternama, Ernst & Young. Ajang penghargaan tersebut diselenggarakan tiap tahun di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Adapun seluruh finalis dalam ajang ini dinilai melalui proses seleksi serta evaluasi yang ketat dan independen oleh sejumlah panelis dari berbagai bidang, termasuk oleh para pemenang EY Entrepreneur of The Year Indonesia pada 2024.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau