Advertorial

Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir Di Kabupaten Pesisir Barat

Kompas.com - 10/06/2026, 21:05 WIB

KOMPAS.com - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendampingi Presiden Prabowo Subianto meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Muhammad Thohir Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Rabu (10/6/2026). Kehadiran rumah sakit tersebut menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang merata hingga wilayah pesisir dan daerah terpencil di Provinsi Lampung.

Pembangunan RSUD KH Muhammad Thohir merupakan bagian dari program percepatan pembangunan rumah sakit pemerintah pusat yang diinisiasi menyusul usulan Gubernur Lampung agar masyarakat Pesisir Barat dan wilayah sekitarnya memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa syukur atas hadirnya fasilitas kesehatan modern di Kabupaten Pesisir Barat. Menurut dia, masyarakat kini tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan yang memadai.

"Saya bergembira bahwa Kabupaten Pesisir Barat bisa mendapat akses layanan kesehatan yang memadai," ujar Presiden dalam siaran pers yang diterima Kompas pada Rabu (10/6/2026).

Sebelum peresmian, Presiden bersama Gubernur Lampung dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan yang telah tersedia, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), poli anak, poli gigi, poli umum, poli THT, poli kandungan dan kebidanan, hingga poli penyakit dalam.

Gubernur Lampung menilai kehadiran RSUD KH Muhammad Thohir menjadi langkah penting dalam memperkuat pemerataan pembangunan kesehatan di Lampung, khususnya bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap rumah sakit rujukan.

Tampak depan dari RSUD KH Muhammad Thohir KruiDok. Biro Pers, Media, Informasi, dan Sekretariat Presiden Tampak depan dari RSUD KH Muhammad Thohir Krui

Rumah sakit tersebut dibangun melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dengan dukungan anggaran APBN sebesar Rp 152,99 miliar. Pembangunan fisiknya telah mencapai 100 persen pada akhir 2025 dan kini siap memberikan pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif kepada masyarakat.

Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong pembangunan di bidang kesehatan dengan dukungan pemerintah pusat.

Upaya tersebut diwujudkan melalui usulan pembangunan rumah sakit di Pesisir Barat yang diajukan Gubernur Lampung pada November 2024, pembangunan jalan akses menuju rumah sakit, serta usulan pembangunan jalan melalui Instruksi Jalan Daerah (IJD) pada 2026.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menemui salah satu pengunjung saat peresmian RSUD KH Muhammad Thohir Krui.Dok. Biro Pers, Media, Informasi, dan Sekretariat Presiden Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menemui salah satu pengunjung saat peresmian RSUD KH Muhammad Thohir Krui.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung juga mendorong pengaktifan kembali layanan BPJS Kesehatan serta pemenuhan kebutuhan dokter spesialis untuk layanan prioritas KJSU-KIA maupun layanan non-KJSU.

Dari sisi kapasitas, RSUD KH Muhammad Thohir mengalami peningkatan signifikan dari sebelumnya sekitar 98 tempat tidur menjadi 137 tempat tidur. Rumah sakit ini juga telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern, seperti Intensive Care Unit (ICU), Intensive Cardiovascular Care Unit (ICVCU), layanan hemodialisis, kamar operasi, radiologi, laboratorium, layanan rawat jalan, serta ruang Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, RSUD KH Muhammad Thohir merupakan salah satu dari 66 rumah sakit yang dibangun pemerintah pusat untuk memperkuat layanan kesehatan rujukan daerah.

Rumah sakit tersebut diproyeksikan mampu menangani lima kelompok penyakit penyebab kematian tertinggi, yakni stroke, penyakit jantung, kanker, gangguan ginjal, serta layanan kesehatan ibu dan anak.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal (kiri), Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (tengah), dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam pelaksanaan seremoni peresmian RSUD KH Muhammad Thohir Krui.Dok. Biro Pers, Media, Informasi, dan Sekretariat Presiden Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal (kiri), Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (tengah), dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam pelaksanaan seremoni peresmian RSUD KH Muhammad Thohir Krui.

Selain gedung dan fasilitas pelayanan yang telah selesai dibangun, pemerintah juga melengkapi kebutuhan alat kesehatan modern dan tenaga medis spesialis guna memastikan layanan kesehatan dapat berjalan optimal.

Dengan beroperasinya RSUD KH Muhammad Thohir, Pemerintah Provinsi Lampung berharap masyarakat Pesisir Barat, Lampung Barat, dan wilayah sekitarnya dapat memperoleh pelayanan kesehatan rujukan yang lebih mudah dijangkau. Kehadiran rumah sakit tersebut juga diharapkan dapat mengurangi kebutuhan rujukan pasien ke Bandar Lampung maupun ke luar daerah.

Kehadiran rumah sakit ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mewujudkan pemerataan pembangunan kesehatan. Dengan demikian, masyarakat di wilayah pesisir dan daerah terpencil dapat memperoleh hak yang sama atas pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau