Advertorial

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Kompas.com - 21/06/2026, 08:20 WIB

KOMPAS.com - Macau Open 2026 menjadi ajang pembuktian proses pembinaan atlet muda Indonesia.

Di sana, pasangan muda ganda putra Indonesia Devin Artha Wahyudi dan , berhasil melaju ke babak final pertama mereka di level BWF Super 300. Penampilan impresif tersebut menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini dipersiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis nasional.

Prestasi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa proses pembinaan atlet dan pembentukan mental juara yang selama ini diasah Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dengan dukungan penuh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mulai menunjukkan hasil positif. 

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan bahwa capaian Devin/Faathir menunjukkan pentingnya proses pembinaan yang berkelanjutan, termasuk pemberian kesempatan bertanding di berbagai turnamen internasional untuk memperkaya pengalaman dan memperkuat mental kompetitif atlet muda.

“Keberhasilan Devin dan Faathir menembus final Macau Open 2026 menunjukkan bahwa investasi jangka panjang dalam pembinaan atlet muda mulai membuahkan hasil. Pengalaman bertanding yang mereka peroleh di berbagai ajang internasional, termasuk menghadapi pemain-pemain terbaik dunia, menjadi modal penting dalam membentuk karakter, mental juara, dan kualitas permainan yang dibutuhkan untuk bersaing pada level tertinggi,” kata Okki dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (21/6/2026).

Pasangan Devin/Faathir sebelumnya juga mendapat kesempatan berharga tampil di Indonesia Open 2026, turnamen bergengsi level BWF Super 1000 yang menjadi bagian dari pembinaan jangka panjang untuk memperkuat daya saing atlet muda Indonesia pada level internasional.

Sejak dipasangkan di Pelatnas, Devin/Faathir menunjukkan perkembangan yang menjanjikan. Keduanya sukses meraih gelar juara Toyota Thailand International Challenge 2025 dan Odisha Masters 2025 di India.

Mereka juga lolos menembus babak semifinal pada wondr by BNI Indonesia International Challenge I 2025, wondr by BNI Indonesia Masters II 2025, serta Astana International Challenge 2025 di Kazakhstan.

Rangkaian pencapaian tersebut menjadi fondasi penting yang mengantarkan keduanya melangkah hingga partai final Macau Open 2026. Pada laga puncak yang akan berlangsung di Macao East Asian Games Dome, Macau, Devin/Faathir berpeluang mencatatkan tonggak baru dalam perjalanan karier mereka sekaligus menambah daftar prestasi atlet muda Indonesia di kancah internasional.

Okki menambahkan bahwa Indonesia tidak pernah kekurangan talenta bulu tangkis. Menurutnya, yang dibutuhkan para atlet muda adalah kesempatan untuk berkembang, jam terbang internasional yang memadai, serta dukungan yang konsisten dari seluruh pemangku kepentingan olahraga.

“Prestasi yang diraih Devin dan Faathir membuktikan bahwa regenerasi atlet Indonesia berjalan dengan baik. Dengan dukungan yang berkelanjutan dan ekosistem pembinaan yang kuat, kami optimistis semakin banyak atlet muda Indonesia yang mampu mengikuti jejak para pendahulunya dan mengharumkan nama bangsa di panggung dunia,” ujar Okki.

Sebagai mitra strategis PBSI, BNI terus berkomitmen mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan, mulai dari pengembangan talenta usia muda hingga penguatan ekosistem kompetisi nasional dan internasional. Dukungan tersebut merupakan bagian dari kontribusi BNI dalam membangun sumber daya manusia unggul sekaligus menjaga tradisi prestasi olahraga Indonesia.

BNI meyakini bahwa investasi pada pembinaan atlet muda merupakan investasi bagi masa depan bangsa. Melalui kolaborasi yang kuat bersama PBSI, BNI berharap dapat turut melahirkan generasi penerus juara dunia yang akan membawa Indonesia terus berjaya di pentas bulu tangkis internasional.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau