Mahasiswa Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Industri Institut Teknologi Nasional Malang, Jawa Timur, membuat briket sampah di laboratorium kampus, Sabtu (26/4), untuk mengatasi semakin mahalnya harga bahan bakar di pasaran. Briket sampah ini memiliki kandungan kalori 3.000 joule hingga 5.000 joule, bisa menyala selama 4 jam. Satu kilogram briket sampah sama dengan 1,5 liter minyak tanah. Briket sampah merupakan bahan bakar terbarukan (renewable resources). (KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN)