Lovely Octaviolendy (15, kedua dari kiri) berbincang dengan kedua orangtuanya di ruang tamu rumah kontrakannya, Kamis (23/7). Meski berasal dari keluarga tak mampu karena kedua orangtuanya berprofesi sebagai penjual jeruk keliling, Lovely berhasil lolos ujian masuk ke SMAN Internasional Sumatera Selatan yang distandardisasi oleh Cambridge School karena kecerdasan akademiknya.(KOMPAS/BONI DWI PRAMUDYANTO)