www.kompas.com
Ilustrasi: "Di kota sudah banyak orang pintar, saya pikir orang seperti saya tidak diperlukan di sana, karena itu saya lebih baik memilih mengabdi di sini saja," ujar Suwarni, yang sejak 1995 mengabdi sebagai guru di Nunukan ini, Senin (5/10). (M.LATIEF/KOMPAS.COM )