Ilustrasi: "Awalnya, para siswa dari golongan tak mampu itu canggung berinteraksi dengan komputer yang mengakses sistem e-learning, namun setelah itu, hanya dalam waktu singkat, kemampuan mereka sama dengan siswa dari golongan yang mapan," ujar Heru Sutartanto, guru Besar Fasilkom UI, di Depok, Jumat (23/10)(DHONI SETIAWAN/KOMPAS.COM )