Supriyanto, pedagang grosiran di bawah jembatan layang Asemka, Jakarta Barat, memantau harga saham miliknya dengan laptop yang terkoneksi dengan internet, Rabu (3/2). Dia sudah dua tahun berinvestasi di pasar modal walaupun pernah merugi puluhan juta rupiah.(KOMPAS/WISNU WIDIANTORO)