www.kompas.com
Ketua Komisi Yudisial (KY) Busyro Muqoddas mendapat hadiah sapu lidi dan jamu tolak angin dari Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia di Kantor KY, Jakarta, Selasa (6/10). Sapu dan jamu diberikan sebagai simbol agar KY mampu membersihkan calon hakim agung dari nama-nama yang "kotor" dan anggota KY tidak lekas masuk angin atau mudah menerima suap.(KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO)