www.kompas.com
Sekitar seribu orang berkumpul di depan kantor Persatuan Suku Asli Kalimantan (Pusaka) di Kota Tarakan, Kalimantan Timur. Banyak yang membawa senjata tajam berupa samurai, tombak, dan parang. Ketegangan ini dilatari persoalan antarindividu tapi kemudian dikompori jadi antaretnis.(Tribun Kaltim/Niko Ruru)