Siswa Jepang (kanan) di pengungsian Sekolah Menengah Atas Torio, Kesennuma, Prefektur Miyagi, mengantar 33 remaja lulusan sekolah menengah kejuruan Indonesia hingga ke dalam bus, Rabu (16/3) malam. Perpisahan sesama korban gempa dan tsunami yang berlainan bangsa itu terasa sangat berat.(KOMPAS/AHMAD ARIF)