Murid sekolah dari Saung Angklung Udjo memainkan angklung dengan nada diatonik kromatik pada pentas pembukaan Pameran Purwa Rupa Angklung Indonesia di Bentara Budaya Jakarta, Kamis (18/11/2010) malam. Nada angklung diatonik kromatik yang berfungsi pendidikan ini tidak lepas dari peran tokoh Daeng Soetigna yang mengenalkannya pada tahun 1938, setelah merubah angklung yang sebelumnya berfungsi ritual bernada pentatonik.(KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT)