Kembali ke artikel
1
dari 1
Layar Penuh
Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin (kanan), saat menggelar konferensi pers untuk mengklarifikasi pemberitaan terkait dirinya yang diduga terlibat kasus dugaan suap Wisma Atlet SEA Games 2011.
(Maria Natalia)