Suasana perkampungan di Desa Tejang, Pulau Sebesi, Rajabasa, Lampung, Jumat (12/8/2011). Pulau Sebesi, yang semua penduduk aslinya tewas tersapu letusan Krakatau pada 1883, kembali dipenuhi warga pendatang dari Banten, Lampung, Kalimantan, hingga Nusa Tenggara Barat. Mereka tidak mempunyai memori dan rasa takut terhadap Anak Krakatau yang posisinya sangat dekat dengan Pulau Sebesi.(Kompas/Lasti Kurnia)