www.kompas.com
Ilustrasi: Herta (37), guru honorer, mengajar murid-muridnya di SD Nyaliyan 04, Kota Semarang, Kamis (23/2). Karena honornya hanya Rp 150.000 sebulan, Herta terpaksa membuka jasa perbaikan komputer setelah mengajar untuk menutup biaya hidup. (KOMPAS/RADITYA MAHENDRA YASA)