www.kompas.com
Polisi menutupi ambulan yang membawa jenazah Aipda Anumerta Suherman anggota Densus 88 di Rumah Sakit Brayat Minulyo, Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (1/9/2012) dini hari. Polri menyatakan bahwa rangkaian penembakan dan pelemparan granat tersebut merupakan jaringan teroris dari kelompok baru.Dalam penyergapan Jumat (31/8/2012) malam menewaskan tersangka teroris Farhan (19), Mukhsin (19) dan dari pihak polisi Aipda Anumerta Suherman anggota Densus 88. (KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA)