www.kompas.com
Warga bersenjata Afganistan yang anti-Taliban di bawah komandan Sayed Farhad Akbari memegang senjata di Distrik Kalangar, Provinsi Logar, Sabtu (13/10). Sayed Farhad Akbari (32) awalnya bekerja di perusahaan konstruksi. Namun, sejak Taliban membunuh ibunya dalam sebuah pertempuran dan pemberontakan di daerahnya, Akbari memimpin pasukan bersenjata. Akbari menolak bekerja sama dengan polisi dan pemerintah karena korupsi.(AFP/SABAWOON AMARKHIL)