Sophia Latjuba: Menjadi Vegetarian

Kompas.com - 05/01/2008, 13:12 WIB

PATI, SABTU - Warga Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus  yang terkena banjir berharap bantuan makanan, karena sejak beberapa hari ini belum ada bantuan makanan maupun dapur umum.
    
Banjir yang melanda Gabus akibat luapan air dari Sungai Juwana hingga kini belum surut dan masih menggenangi pemukiman dan pekarangan warga, kata Sukiman, Kepala Desa Banjarsari Kecamatan Gabus, Sabtu (5/1). Banjir itu sudah menggenangi jalan desa antara 60 cm hingga 3 meter.

Sementara itu, sekitar rumah-rumah yang didiami 2.763 jiwa sudah terendam air. Ketinggian air di Bliteng mencapai satu meter dan di Banjarsari mencapai 60 cm.
    
Saat ini, pihaknya sedang menunggu pendirian posko bencana. Rencananya tenda darurat yang didapatkan dari Kantor Kesbanglimas akan didirikan di tepi jembatan Ngantru. "Kemarin kami mengusulkan tenda dipasang dan digunakan untuk semua warga terutama yang sudah tua dan anak-anak," katanya.
    
Posko akan tersebar di ujung-ujung desa dan dijaga warga yang tidak mau diungsikan karena harus menjaga rumah yang ditinggalkan.
    
Desa itu mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Pati berupa 2.500 kilogram beras dan 162 dus mi, sedangkan bantuan Badan Koordinasi Wilayah I Jateng (Bakorwil) sebanyak 2.150 kilogram beras.

"Bantuan itu sudah saya bagikan, tiap keluarga mendapat 6 kilo  beras dan delapan bungkus mi instan. Jadi bantuan tersebut sudah habis karena sudah satu minggu," katanya.
    
Dia berharap, adanya bantuan beras, mi, minyak goreng, dan minyak tanah untuk keperluan dapur umum. Bantuan itu sangat dibutuhkan karena kebanyakan warga desa ini petani dan buruh tani. "Kalau musim banjir ini mereka sudah tidak bisa apa-apa, tanamannya sudah puso," katanya.(ANT/SAS)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau