JAKARTA, KCM - Meskipun perkembangan kesehatan Mantan Presiden Soeharto tidak menunjukkan kemajuan berarti, Tim Dokter Kepresidenan memastikan Soeharto akan tetap dirawat di Indonesia.
Anggota Tim Dokter Kepresidenan dr. Djoko Rahardjo mengungkapkan pihak keluarga menyatakan Soeharto tak akan dibawa ke luar negeri. "Sudah ada kepastian dari keluarga, Bapak (Soeharto,red) tidak akan dibawa ke luar negeri, karena beliau cukup percaya dengan dokter-dokter kita," jelas Djoko, Sabtu (5/1), di Jakarta.
Djoko juga mengatakan, tim dokter kepresidenan yang merawat Soeharto juga diperkuat oleh sejumlah ahli jantung, ginjal dan pencernaan dari RS Jantung Harapan Kita, RS Medistra dan RS Cipto Mangunkusumo.
Tim dokter akan melakukan terapi sulih untuk menggantikan fungsi cairan. Sementara, jika terjadi gagal ginjal maka dokter akan melakukan cuci darah. Namun, masih melihat perkembangan fisiknya. Selain itu, dokter juga akan menambah alat pacu jantung jika Soeharto mengalami gagal jantung.
Djoko menegaskan, belum terjadi kegagalan pada fungsi tubuh (organ failure) mantan penguasa orde baru itu. Tapi, jika dibandingkan riwayat sakit sebelumnya, kondisi Soeharto saat ini dikatakannya yang paling parah. (ING)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang