LONDON, SELASA- Juara tinju kelas ringan Persemakmuran Inggris, Amir Khan, mendapat larangan mengendarai mobil selama enam pekan. Hukuman tersebut dijatuhi pengadilan pada Senin (7/1).
Pada Tahun Baru 2006, Khan mengendarai BMW seri 6-nya dengan sangat kencang. Menurut laporan seorang polisi kepada Rochdale Magistrates' Court, saat itu speedometer mobilnya berada di angka 155mph (249kph).
Meski demikian, Khan sempat membantahnya. Menurut petinju kelahiran Inggris itu, dia hanya "ngebut" dengan kecepatan 75mph.
Khan adalah petinju berdarah Pakistan. Pada Olimpiade Athens 2004, pria kelahiran 8 Desember 1986 ini membawa nama Inggris.
Sayang, di babak final dia tak berkutik melawan petinju Kuba, Mario Kindelan. Artinya, Khan gagal membalaskan dendamnya kepada Kindelan yang juga menang saat pra-Olimpiade di Yunani.
Tapi setahun berselang, kerja keras Khan yang mengidolakan Muhammad Ali itu membuahkan hasil. Dia kembali bertemu dengan Kindelan dan menang atas petinju berusia 34 tahun tersebut. (AFP/LOU)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang