JAKARTA, KOMPAS- Pemerintah mulai menyalurkan beras untuk rakyat miskin atau raskin. Adapun jumlah raskin pada tahun 2008 adalah 1,91 juta ton beras untuk 19,1 juta rumah tangga miskin atau RTM. Alokasi raskin itu naik 20,89 persen dibandingkan tahun 2007 sebesar 15,8 juta RTM.
Penyaluran perdana raskin digelar serentak di beberapa provinsi, Rabu (9/1), di antaranya di Jakarta, Sulawesi Tengah, Papua, Nusa Tenggara Barat, dan Yogyakarta. Total dana raskin tahun ini adalah Rp 6,6 triliun.
Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie dalam peluncuran raskin perdana di Kantor Bulog Divisi Regional DKI Jakarta, meminta pemerintah daerah untuk menyediakan dana bagi penyaluran raskin. Hal itu untuk mengantisipasi hambatan distribusi yang dapat membebani masyarakat miskin.
"Pemda harus membantu biaya penyaluran raskin dari titik distribusi ke penerima manfaat, sehingga harga tebus raskin di masyarakat tidak naik," kata Aburizal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang