LAHORE, KAMIS - Aksi bom bunuh diri nampaknya tidak pernah henti terjadi di Pakistan menyusul tewasnya mantan perdana menteri Benazir Bhutto pada 27 Desember 2007. Seorang pelaku bom bunuh diri melakukan aksinya di luar kantor polisi yang terletak di luar pengadilan tinggi Lahore, Kamis (10/1), sehingga menewaskan 21 orang, sebagian besar diantaranya adalah polisi.
"Sebagian besar korban tewas adalah polisi dan serangan ini dipastikan sebagai bom bunuh diri yang mengakibatkan 60 orang terluka," kata Mian Ejaz, pejabat pemerintahan senior Lahore.
"Pelaku bom bunuh diri berjalan kaki mendekati kantor polisi dan saat beberapa anggota polisi hendak menghentikan langkahnya, ia langsung meledakkan dirinya," kata kepala kepolisian Lahore Malik Mohammad Iqbal.
Dari gambar yang ditayangkan televisi Pakistan terlihat topi, sepatu serta perisai anti huru-hara yang berserakan di lokasi aksi bom bunuh diri. Beberapa anggota polisi yang menjadi korban aksi bom bunuh diri nampak ditandu menuju ke ambulan yang siap melarikan mereka ke rumah sakit terdekat.
Dalam beberapa bulan terakhir, serangkaian aksi bom bunuh diri ditujukan ke beberapa anggota pasukan keamanan Pakistan dan aksi ini sebelumnya tidak pernah terjadi di Lahore, ibukota propinsi Punjab.(Reuters/JIM)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang