Madonna Main di Kawasan Slum dan Pasar Loak

Kompas.com - 10/01/2008, 18:24 WIB

MUMBAI, SELASA - Diva pop dunia Madonna yang tengah melakukan liburan di India bersama keluarganya boleh jadi sedang mencari kejutan. Ketika berada di ibukota India, Mumbai, Selasa (9/1), ia sengaja mencicpi suasana lorong-lorong sempit di wilayah slum dan pasar loak.

Penyanyi sekaligus bintang film yang baru saja memulai debutnya sebagai sutradara ini tiba di kota film Mumbai dari dengan mencarter pesawat dari Udaipur, kota bersejarah di India barat, yang menjadi tempat mereka menghabiskan malam tahun baru.

Mengenakan T-shirt hitam, celana jenas dan jaket, selama "turba"-nya itu sang bintang pop dan Guy Ritchie suaminya dan para pengawalnya dilaporkan menikmati kawasan slum itu. Bahkan menurut laporan AFP, dengan santainya dia berani berada di tengah kerumuman orang ramai di kawasan itu dengan santainya.

Sementara warga kawasan slum itu menyambutnya dengan untaian mawar sebagai rasa hormat dan ucapan selamat datang, meskipun hanya sedikit warga yang tahu siapakah sang ikon pop itu.

Artis berusia 49 tahun itu juga ditemani pengarang Australia, Gregory Roberts, yang karya novel autobiografinya "Shantaram" laris manis berseting Mumbai. Bersama Roberts yang telah lama tinggal menjadikan Mumbai sebagai rumahnya, Madonna berhenti di pinggir jalan untuk membeli makanan lokal yang lezat, roti berisi kacang polong pedas di restoran.

Sang pop star juga berhenti di pasar gelap Chor Bazaar, Namun di sini dia tidak membeli satu barang pun.

Sebelum mengunjungi Mumbai, Madonna, suaminya Ritchie dan ketiga anaknya, Lourdes, Roco dan David Banda telah menghabiskan waktu selama seminggu di Rajasthan. Di daerah ini mereka sempat menimati acara berkuda dan bermain layang-layang

Ketika merayakan tahun baru (31/12/07) mereka berada di sebuah resort abad 17, Rohet Garh, di dekat kota Jodhpur.  Saat itu dia sempat mengunjungi pergerlaran festival tradisional rakyat dan mempertontonkan aksinya, yakni tarian rakyat spontan sebagai ucapan terima kasih untuk Maha Raja Gaj Singhji II atas sambutan dan keramahannya selama liburannya itu.

Madonna juga terinspirasi oleh budaya India dan berniat membuat musik berirama India. "Musik India sangat menyenangkan. Mungkin aku akan merilis track musik campuran," katanya. (AFP/WIP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau