Laporan wartawan Kompas Antonius Ponco Anggoro
SIDOARJO,KOMPAS - Korban lumpur Lapindo yang merupakan warga yang pernah mengontrak di Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera 1, Tanggulangin, Sidoarjo terpaksa berjualan kue di pintu keluar tol di Porong, Sidoarjo, Jumat (11/1). Hal ini dilakukan karena sampai sekarang mereka belum mendapatkan pekerjaan setelah usaha mereka di rumah kontrakan terendam lumpur.
Sedikitnya 10 warga pengontrak itu menjajakan kue di dalam dus kecil dengan harga Rp 5.000 per dus kepada pengguna jalan yang melintas. Mereka menyiapkan 100 dus kue. Pembuatan kue ini dilakukan Kamis (10/1) malam, ada 30 orang yang ikut berusaha kue itu di mana masing-masing orang menyumbangkan Rp 10.000.
Seger, salah satu perwakilan warga pengontrak, mengatakan, hal ini dilakukan untuk memperlihatkan kepada pemerintah dan masyarakat bahwa masalah sosial yang timbul di Porong sebagai akibat menyemburnya lumpur di Porong belum tuntas.
"Masih banyak warga yang menganggur dan sampai sekarang menggantungkan kehidupannya ke orang lain. Kami berharap dengan apa yang kita lakukan ini ada langkah konkrit dari pemerintah untuk mengatasi pengangguran yang timbul akibat semburan lumpur di Porong," ucapnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang