Dinkes Kota Bekasi Ambil 19 Contoh Darah

Kompas.com - 16/01/2008, 16:08 WIB

BEKASI, KOMPAS – Dinas Kesehatan Kota Bekasi masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium Balitbangkes Departemen Kesehatan, Jakarta, terhadap 19 contoh darah warga Kayuringinjaya, Bekasi Selatan. Contoh darah warga itu diambil menyusul jatuh sakitnya YF (16), warga Kayuringinjaya, akibat terinfeksi virus flu burung.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Wirda Saleh kepada Kompas, Rabu (16/1) tadi siang. Wirda menambahkan, contoh darah itu diambil sejak hari Kamis (10/1) lalu menyusul dirawatnya YF di RS Persahabatan, Jakarta.

Seperti diberitakan, YF, siswi sebuah sekolah menengah kejuruan di Kota Bekasi, Selasa (15/1) kemarin meninggal dunia dalam perawatan di RS Persahabatan akibat terjangkit virus flu burung. YF diketahui mengeluh sakit demam panas sejak akhir Desember lalu.

Dari situs resmi Departemen Kesehatan tanggal 15 Januari 2008, diperoleh informasi bahwa YF dinyatakan positif terinfeksi virus flu burung berdasarkan hasil pemeriksaan RT - PCR (Real Time Polimerase Chain Reaction) laboratorium Balitbangkes Departemen Kesehatan dan laboratorium Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, tanggal 10 Januari lalu.

Rabu pagi tadi, petugas Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Perekonomian Rakyat dan Koperasi Kota Bekasi bersama aparat Kecamatan Bekasi Selatan dan Kelurahan Kayuringinjaya serta warga memusnahkan puluhan ekor unggas ternak milik warga di dua wilayah, masing-masing di RT 03 RW 01 dan RT 05 RW 01, Kelurahan Kayuringinjaya.

Wirda menambahkan, selain mengambil contoh darah keluarga YF dan warga sekitar tempat tinggal YF, Dinas Kesehatan juga membagikan obat Tamiflu kepada warga setempat.(COK)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau