Rachel Maryam Melek Autis

Kompas.com - 17/01/2008, 14:09 WIB

JAKARTA, KAMIS-Setelah menerima tawaran main sebagai seorang pengidap autis dalam film Perempuan Punya Cerita, aktris Rachel Maryam mengaku jadi melek mengenai seluk-beluk penyakit tersebut.

"Dulu tidak tahu-menahu. Tapi setelah aku banyak observasi dan banyak tanya dengan ahli teraphis dan psikiater, mendatangi sekolah autis ketemu sama anak autis, dan orang tua autis, akhirnya jadi tahu mengenai autis," kata Rachel di Jakarta, Rabu (16/1).

Menurut Rachel, anak penderita autis, tak bisa hidup sendiri. "Ia membutuhkan orang lain menjalani hidupnya. Saya juga jadi tahu ternyata banyak juga di Indonesia, yang hidup dengan autis" ujarnya.

Di film Perempuan Punya Cerita, perempuan beranak satu ini, kedapatan peran sebagai penderita autis. Nasibnya kian tragis, setelah ia diperkosa hingga berbadan dua.

"Aku mainin anak yang mengalami autis non verbal. Dia enggak bisu. Karakternya seru dan belum pernah aku coba. Di sini aku mainin perempuan yang umurnya  5 tahun lebih muda dari umur aku sebenarya," ujar bintang film Eliana Eliana itu.

Meski lumayan sulit  memainkan karakter tersebut, toh Rachel mengaku senang ketika tawaran itu datang kepadanya. "Aku termasuk orang yang  gampang bosan. Kalau meranin karakter yang sama, rasanya kurang bergairah," katanya.

"Tahun depan ada satu peran lagi yang akan saya mainkan. Karakternya beda banget. Makanya aku sangat bergairah sekali," ujar Rachel. Maksudnya, jadi orag gila? "Pokoknya lihat saja nanti," jawab Rachel.(EH)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau