Cgub/Cawagub Wajib Jalani Tes Kesehatan Tujuh Jam

Kompas.com - 17/01/2008, 19:43 WIB

BANDUNG, KAMIS - Tes kesehatan terhadap pasangan cagub/ cawagub Jawa Barat yang akan tampil pada Pilkada Jabar 2007 akan dilakukan masing-masing selama tujuh jam.

"Setelah pengembalian formulir pendaftaran dan persyatan komplit, para calon wajib ikut tes kesehatan, masing-masing tujuh jam," kata Anggota KPUD Jawa Barat, Radar Tribaskoro, di Bandung, Kamis (17/1).
  
Pemeriksaan kondisi kesehatan dan fisik para kandidat yang akan berlaga pada Pilkada Jawa Barat 2008 itu akan dilakukan oleh Tim Dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

Menurut Tribaskoro, pemeriksaan kesehatan yang akan berlangsung 21-25 Januari 2008 itu akan dilakukan terhadap seluruh organ tubuh para kandidat cagub/cawagub. Tes kesehatan itu merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh para kandidat.

Beberapa organ yang menjadi target pemeriksaan dalam tes kesehatan itu antara lain tekanan darah, HB, lever, jantung, hati, mata, lambung, telinga, otak serta beberapa organ tubuh lainnya yang vital bagi kesehatan.

"Teknis pemeriksaannya tidak tahu persis. Hal itu akan ditangani oleh tim dari RS Hasan Sadikin Bandung," kata Radar.

Pemeriksaan kesehatan itu merupakan tahapan penting bagi seorang kandidat cagub/cawagub sehingga akan menentukan kesiapan dan ketangguhan seorang gubernur/wakil gubernur dalam melaksanakan tugasnya.

Pemeriksaan dan tes kesehatan itu, kata dia, dilakukan obyektif dan tidak ada campur tangan dari fihak manapun. Tidak disebutkan berapa anggaran yang dibutuhkan untuk test kesehatan bagi satu pasangan cagub/cawagub.
   
"Baik cagub maupun cawagub akan mendapat tes kesehatan yang sama, tidak ada perbedaan," kata Radar menambahkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau