Unair "Wisuda" 171 Warga Buta Aksara

Kompas.com - 17/01/2008, 21:59 WIB

SURABAYA, KAMIS- Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Airlangga Surabaya, Kamis (17/1), "mewisuda" 171 warga Surabaya yang butaaksara. 

"Wisuda 171 warga Kelurahan Mojo yang butaaksara itu merupakan wisuda yang ketiga kalinya setelah 450 warga Keputih dan 152 warga Sukolilo yang diwisuda pada 29 Desember lalu," kata koordinator KKN Unair drh IGK Paridjata Westra MAgr.Sc DVM.

Di sela-sela "wisuda" yang dilakukan di Balai RW-07, Kelurahan Mojo, Surabaya itu, Paidjata mengatakan bahwa wisuda ke-171 warga Mojo itu meliputi 91 orang warga RW-05 dan 80 orang warga RW-08.

"Wisuda 450 warga butaaksara dari Keputih dan 171 warga butaaksara dari Mojo itu merupakan sebagian dari delapan kelurahan yang merupakan sasaran KKN (Kuliah Kerja Nyata) mahasiswa kami," katanya.

Menurut dosen Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Unair Surabaya itu, KKN dengan program pemberantasan butaaksara merupakan yang kali pertama. "Kami sudah lama bekerjasama dengan Pemkot Surabaya untuk mengadakan KKN di Kota Surabaya, namun program pemberantasan butaaksara baru dilakukan, karena di Surabaya ternyata ada 80 ribu warga butaaksara," katanya.

Ia mengatakan KKN pemberantasan butaaksara itu melibatkan sekitar 50 mahasiswa dari 11 fakultas di Unair, kecuali kedokteran dan farmasi, Waktu yangdigunakan untuk membimbing warga buta aksara itu 1,5 bulan .

"Kami melakukan pendekatan dan bimbingan sehingga dalam waktu 1,5 bulan sudah dapat calistung (baca, tulis, hitung). Paling banyak adalah warga berusia 40 tahun, tapi rentang usia mulai 12 tahun hingga 70 tahun," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau