JAKARTA, JUMAT - Ratusan pemilik kios di Pasar Barito, Kebayoran Baru, membentuk blokade yang menutup ruas Jalan Melawai Raya. Mereka berdiri berhadap-hadapan dengan ratusan petugas polisi pamong praja yang sejak pukul 05.45, Jumat (18/1) telah mulai berdatangan ke lokasi pembongkaran. Perlahan-lahan blokade yang menempatkan wanita di barisan paling depan itu maju mendekat ke arah Satpol PP. Jarak kedua kelompok ini masih berkisar antara 200-250 meter.
Mereka terus meneriakkan yel-yel yang isinya menolak pembongkaran tempat usaha yang telah mereka tempati selama puluhan tahun tersebut. Para wanita yang berbanjar di baris terdepan masing-masing memegang setangkai mawar merah dan putih. Keseluruhan kelompok pedagang terus bergandengan tangan di tengah jalan Melawai Raya. Hal yang sama pun dilakukan oleh Aparat satpol PP.
Rencana penggusuran yang dikabarkan akan dilakukan tengah malam tadi tertunda dan disebutkan akan dilaksanakan pada pukul 04.00 tadi. Namun hal itu pun kembali tertunda, setelah melakukan apel di kantor Wali Kota Jakarta Selatan, kelompok aparat baru bertolak ke wilayah ini. Hingga berita ini diturunkan, pembongkaran masih terhambat dengan blokade para pengunjuk rasa yang menutup seluruh akses ke dalam kawasan pasar. (ING)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang